SUARA NGAWI - Komitmen Bank Pembiayaan Rakyat (BPR) Syariah Perseroda Ngawi dalam meningkatkan literasi keuangan digital di kalangan pelajar terus diwujudkan. Salah satunya melalui program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan disingkat GENCARKAN.
Direktur Utama BPR Syariah Perseroda Ngawi, Parjiyanto mengatakan program GENCARKAN merupakan wujud nyata lembaganya dalam mendukung pemerintah mensukseskan gerakan indonesia mendukung sejak usia dini.
“Ya, ini masuk dalam program unggulan kami mengajak anak sekolah menabung sejak usia dini. Selain itu, guna memperluas akses layanan keuangan syariah bagi pelajar,” kata Parjiyanto, Selasa (21/7/2026).

Parjiyanto menambahkan, pihaknya telah mengunjungi beberapa sekolah di Ngawi untuk melakukan sosialisasi program GENCARKAN. Sosialisasi yang dilakukan turut serta memberikan edukasi kepada pelajar, walimurid hingga guru, bagimana menabung yang aman, disiplin dan sesuai prinsip syariah.
“Sosialisasi ini lebih kepada edukasi yang disampaikan ke seluruh keluarga besar lembaga sekolah mengenai pentingnya menabung sejak dini, mengelola keuangan, dan layanan-layanan syariah,” ungkap Parjiyanto.
“Dengan kata lain, mendorong budaya menabung di lingkungan sekolah, menciptakan pengelolaan finansial yang sehat untuk mewujudkan masa depan hidup yang sejahtera menuju Indonesia emas,” tuturnya
Sementara itu, Zainal Fanani, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupten Ngawi mendukung program BPR Syariah Perseroda Ngawi yang dikenal dengan nama GENCARKAN.
Menurutnya, menanamkan budaya nabung sejak dini kepada anak sekolah dapat melahirkan kebiasaan baik membentuk karakter pelajar lebih hemat, mandiri dan bijak dalam mengelola keuangan.
“Program ini sangat baik sekali, kami mendukung, dan saya ucapkan terima kasih kepada BPR Syariah Ngawi, karena program ini sebagai bentuk layanan keuangan yang diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan, serta membangun budaya menabung untuk bekal masa depan anak-anak yang lebih baik,” lugas Zainal Fanani.
Belum ada komentar.