NGAWI - Pemerintah Desa Teguhan, Kecamatan Paron, melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan lingkungan melalui pavingisasi di Dusun Sulursewu RT 09 dan 10 masuk RW 02. 

Pembangunan itu ditentukan sesuai perencanaan dengan volume 4 m x 266 sebesar Rp 186.260.500 yang bersumber dari dana desa tahun anggaran 2024.

Kepala Desa Teguhan, Supriyono mengatakan untuk membangun suatu jalan yang baru, tentu akan memerlukan metode efektif dalam perancangan agar diperoleh hasil yang terbaik dan ekonomis.

"Kami Pemdes Teguhan sudah berkomitmen akan membangun desa dari segala sektor. Utamanya sektor infrastruktur. Di awal kami tentukan perencanaan sesuai mekanisme, dengan tujuan hasil yang baik," kata Supriyono kepada Suara Ngawi Rabu (11/12/2024).

Supriyono mengungkapkan, beberapa jalan desa sudah hampir merata masuk dalam perbaikan. Ia menyebut bagi jalan yang belum tersentuh, warga masyarakat diminta sabar mengingat anggaran sudah sesuai tupoksi.

"Kami berupaya semua jalan di Desa Teguhan akan diperbaiki, namun semua ada mekanismenya. Yang pasti pembangunan jalan dilakukan sesuai skala prioritas," ujar Supriyono.

"Harapan kami, masyarakat Desa Teguhan bersama pemdes selalu bersinergi untuk kemajuan desa. Bergotong-royong dan menyelesaikan persoalan bersama melalui musyawarah untuk kemajuan yang lebih baik," tambahnya.

Terpisah, warga Dusun Sulursewu berterima kasih kepada Pemdes Teguhan, pasalnya dengan perbaikan jalan tersebut warga Sulursewu lebih mudah dalam menjalankan  aktivitas.

Hal tersebut disampaikan Muh warga setempat. Menurutnya sebelum dibangun paving blok jalan tersebut, selalu digenangi air pada saat turun hujan, sehingga anak-anak yang akan berangkat sekolah mengalami kendala. Begitu juga warga yang melintasi jalan tersebut untuk bekerja. 

"Setelah akses jalannya sudah bagus, maka aktivitas warga pun menjadi lancar. Sebab, akses jalan menjadi faktor penting dalam distribusi hasil pertanian dan menjadi urat nadi perekonomian masyarakat di Dusun Sulursewu," ucap Muh.