SUARA NGAWI, JAKARTA- Pembahasan soal kawasan industri di Kabupaten Ngawi mencapai kemajuan penting dengan rencana integrasi kawasan tersebut ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Keputusan itu merupakan hasil koordinasi antara Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dengan Pemerintah Kabupaten Ngawi yang diwakili oleh Pjs Bupati Ngawi, Kepala Bappeda, DPPTK, DKPP, DPMPTSP, serta PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (PT Sier).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Papua, Wisma Bakri 2, Bappenas itu bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan kawasan industri yang berkelanjutan di Ngawi.
"Integrasi Kawasan Industri Ngawi ke dalam RPJMN merupakan langkah strategis untuk mempercepat realisasi kawasan industri yang dapat menarik investasi dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat," kata Pjs Bupati Ngawi Tiat S. Suwardi, Rabu (30/10/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Bappenas menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan Kawasan Industri Ngawi sebagai bagian dari pembangunan ekonomi berkelanjutan, khususnya di wilayah Jawa Timur.
Tiat mengungkapkan, bahwa integrasi ini bukan hanya memberi kepastian dalam pengembangan kawasan industri, tetapi juga membuka akses lebih luas bagi Kabupaten Ngawi untuk mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan sektor swasta.
"Sinergi ini akan memperkuat posisi Kabupaten Ngawi sebagai kawasan industri potensial yang ramah lingkungan, menarik investasi, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Tiat menambahkan.
"Dengan tercapainya kesepahaman dalam pertemuan tersebut, diharapkan Kawasan Industri Ngawi dapat segera masuk dalam tahap realisasi yang konkret, memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi daerah dan menciptakan peluang bagi masyarakat lokal," pungkasnya.
Informasi dihimpun suarangawi.com rencana kawasan industri tahap awal akan dibangun di Kecamatan Widodaren dan Karanganyar seluar 1.200 hektare. Proses perkembangannya sudah ditinjau tim dari Kementerian Perindustrian.
Adapun upaya-upaya yang terus dilakukan pemerintah dalam mewujudkan kawasan industri ialah pemenuhan infrastruktur pendukung seperti pelebaran jalan guna mengakses jalan tol yang sudah tersedia, penyediaan SPAM, listrik, pembebasan lahan dan penyediaan air baku.
Belum ada komentar.