SUARA NGAWI - Kepala Puskesmas Widodaren, Kecamatan Gerih, Ganis Kurniawan, melaksanakan program sekolah sehat. Melalui gelaran Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tahun 2026, Ganis melibatkan semua lembaga pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) yang berada di wilayah Kecamatan Gerih.

Ganis menyampaikan, gelaran LSS merupakan program pembinaan untuk meningkatkan kesadaran warga sekolah mengenai pentingnya lingkungan belajar yang bersih dan perilaku sehat.

Selain daripada itu, pihaknya turut memberikan sosialisasi kepada sekolah dan madrasah mengenai pendidikan kesehatan melalui pengetahuan pola hidup bersih dan sehat serta pencegahan penyakit.

"Lomba sekolah sehat yang kami gagas ini, merupakan salah satu pendekatan kepada lingkungan sekolah untuk hidup sehat. Kemudian, diharapkan terutama anak-anak sekolah dapat menjadi penggerak perilaku hidup bersih dan sehat yang diterapkan di sekolah, tempat tinggal, lingkungan dan tempat umum," ujar Ganis, Rabu (3/6/2026).

"Sehingga diharapkan juga, lomba ini menjadi bagian inovasi guna menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kesehatan fisik, mental dan sosial anak secara optimal," tambahnya.

Ganis mengatakan lomba sekolah sehat yang berorientasi kepada peningkatan derajat kesehatan peserta didik, merupakan implementasi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Dengan diberi nama SARASEHAN atau Sarana Sehat Sekolah Berkelanjutan, pihaknya turut menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ngawi

"Kolaborasi ini diharapkan mampu menjadi bagian untuk keberhasilan program lomba sekolah sehat. Mengingat anak sekolah terutama usia dini haris diberi pembekalan mengenai hidup sehat," kata Ganis.

Ia menerangkan, dalam lomba sekolah sehat terdapat sejumlah instrumen penilain sekolah sehat dan UKS. Diantaranya komponen pendukung UKS, ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang kelas, ruang perpustakaan, tempat ibadah, ruang UKS, fasilitas sanitasi, budaya dan perilaku, kamar mandi dan toilet, kantin sehat, serta pelaksanaan trias UKS.

"Pada penilaian pelaksaan trias UKS, terdapat pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sehat," tutur Ganis.

Sebagai informasi, dari inovasi lomba sekolah sehat yang digelar Puskesmas Widodaren, Kecamatan Gerih, diambil 5 nominator juara lomba. Ke 5 sekolah juara lomba adalah SDN Gerih 4, SDN Guyung 2, SDN Gerih 1, MIN 4 Ngawi, SDN Widodaren 1.

Kemudian untuk hadiah yang diraih para nominator juara lomba yakni juara 1 mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 1,5 juta, juara 2 Rp 1 juta, juara 3 Rp 750 ribu, harapan pertama Rp 400 ribu dan harapan kedua Rp 250 ribu, dan semuanya berhak mendapatkan sertifikat serta piala.