SUARA NGAWI - Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, melantik 174 Pejabat Fungsional baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ngawi pada Selasa (20/10/2026).
Kegiatan pengambilan sumpah dan pelantikan itu diselenggarakan di Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, yang turut dihadiri Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Ketua DPRD Ngawi Yuwono Kartiko, jajaran pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta forum pimpinan daerah Kabupaten Ngawi.

Dalam kesempatan itu, Ony Anwar Harsono meminta para pejabat fungsional yang baru dilantik untuk meninggalkan cara kerja konvensional dan segera melakukan akselerasi pelayanan berbasis inovasi agar seirama dengan ritme pembangunan daerah.
Ony juga menekankan kepada 174 pejabat fungsional agar bisa langsung beradaptasi kepada tugas dan wewenang. Ia juga meminta agar lebih bisa melakukan kegiatan yang sifatnya inovatif dan profesional berorientasi pada hasil.
"Titik berat kinerja lebih kepada teknis supaya menghasilkan kemanfaatan yang bisa dirasakan masyarakat Ngawi, terutama pengabdian pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Ngawi," kata Ony.
Pun harapan Ony, pemanfaatan penggunaan teknologi digital, pejabat fungsional wajib bisa mengoperasikan.
"Kalau dulu masih menggunakan kaset, kemudian usb dan sekarang semua bisa dilakukan dengan menggunakan handphone. Lalu, kinerja teknologi digital inilah pegawai harus bisa menguasai, misal seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence)," ungkap Ony.
"Maka teknologi digital sebagai instrumen krusial untuk mendongkrak efisiensi birokrasi, sehingga pelayanan bisa menjadi lebih cepat," tambahnya.
Ony juga menyinggung soal kenyamanan dalam bekerja. Ony meminta kepada pejabat fungsional agar turut menciptakan kinerja yang nyaman.
"Kuncinya adalah saling suport satu sama lain, harus bisa diupayakan seperti halnya keluarga yang harmonis, guyub rukun. Kenyamanan dalam bekerja inilah harus diciptakan agar tidak berpengaruh terhadap pelayanan," pinta Ony.
Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ngawi, Dhiyan Kenop Tri Kuncoro akan menindaklanjuti arahan bupati kepada pengawasan kinerja 174 pejabat fungsional yang baru dilantik.
Mantan Sekretaris BKPSDM yang akrab dipanggil Kenop menjelaskan, bakal melakukan penilaian berkala melalui mekanisme yang sudah ditentukan.
"Ada program profailing ASN yang menyelenggaran BKN regional Surabaya, salah satu variabel yang menjadi indikator penilaian ada tiga yakni Potensi, Kompetensi, Literasi Digital, tiga tahun akan diasessment ulang," tutur Kenop.
"Kemudian hasil penilaian bisa dilihat secara langsung oleh yang bersangkutan melalui sistem yang ada," tutupnya.
Belum ada komentar.