SUARA NGAWI - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Ngawi, melaksanakan sosialisasi Penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PPHT) di Kecamatan Kedunggalar pada Senin 24 Agustus 2026.

Dalam sosialisasi tersebut, turur hadir Kepala Dinas DKPP yang diwakili Kepala Bidang Pertanian, Forum Pimpinan Komunikasi Kecamatan (Forpimcam) Kedunggalar, kelompok tani dan para petani di wilayah setempat.

Kepala DKP Ngawi, Supardi saat ditemui awak media di kantornya pada Kamis (3/9/2026) mengatakan sosialisasi PPHT merupakan konsep pengendalian dengan memadukan beberapa taktik pengendalian yang mempertimbangkan bukan hanya pada aspek ekonomi tetapi juga aspek ekologi dan sosial.

Kata dia, sosialisasi PPHT menerapkan bagiaman cara atau taktik pengendalian kimiawi sebagai alternatif pengendalian terakhir apabila tingkat kerusakan tanaman akibat OPT telah mencapai ambang ekonomi (AE).

"Konsep ini sudah diakui dan diterapkan oleh negara-negara di dunia demi menjaga ketahanan dan keamanan pangan," kata Supardi kepada Suara Ngawi.

Ia mengungkapkan, pengendalian hama terpadu sudah tertuang dalam aturan pemerintah melalui Undang-undang nomor 12 tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman serta Undang-undang nomor 22 tahun 2019 tentang Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan.

"Maka kami dari DKPP mengimbau kepada petani di Ngawi, perlunya menerapkan PPHT untuk dapat menekan OPT secara bijaksana," ujar Supardi.

Terpisah, Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Pertanian, Hasan berharap kegiatan PPHT diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing industri untuk kemajuan dan kesejahteraan petani.

"Indikator keberhasilan kegiatan PPHT adalah adopsi kegiatan oleh kelompok tani lainnya yang dilaksanakan secara mandiri dan sadar diri sehingga menjadi sebuah gerakan nasional untuk menjaga ketahanan dan keamanan pangan," ucap Hasan.

Dalam kegiatan sosialisasi PPHT Tahun 2026 itu dimulai dengan panen padi bersama petani setempat, sarasehan, dan pameran pertanian.

Sementara, Kepala Kecamatan Kedunggalar, Gandi mewakili pemangku wilayah dan petani menyampaikan rasa terima kasih kepada DKPP atas sosialisasi yang dilakukan.

"Sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi warga kami, sehingga mendapatkan ilmu tentu dengan harapan petani di wilayah kami dapat menjalankan kegiatan pertanian dengan baik dari ilmu pertanian yang menurut kami peningkatan sumber daya manusia ini penting guna menjalankan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan," terangnya.