NGAWI - Pemerintah Kabupaten Ngawi (Pemkab Ngawi) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar Pembinaan Sekolah Adiwiyata, di kantor DLH lantai ll, pada Rabu (9/10/2024).
Hadir membuka kegiatan pembinaan tersebut perwakilan Kepala DLH, Muhamad Taufiq Agus Susanto, Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Yani Setyowati bersama staf.
Sedangkan peserta Sekolah Adiwiyata tahun 2025 yang mengikuti pembinaan DLH terdapat 78 lembaga sekolah yang terdiri dari sekolah setingkat SD, SMP, dan SMA.
"Pembinaan ini merupakan wadah dan momentum untuk berkomitmen melaksanakan program Adiwiyata dengan menerapkan perilaku peduli dan berbudaya lingkungan hidup di seluruh sekolah," Ujar Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Yani Setyowati.

Adapun peserta atau pihak sekolah yang hadir dalam pembinaan itu merupakan peningkatan Adiwiyata berskala, dari tingkat kabupaten ke provinsi, lalu ikut di tingkat nasional kemudian skala mandiri.
"Harapan kami, mengingat program Adiwiyata ini sangat bermanfaat karena merupakan pembentukan karakter untuk menjaga lingkungan, ke depan seluruh sekolah di Ngawi bisa ikut dalam program Sekolah Adiwiyata," ungkapnya.
"Yang belum Adiwiyata semoga dapat menjadi Sekolah Adiwiyata segera, dan yang sudah menjadi sekolah Adiwiyata Kabupaten dapat naik jenjang menjadi Sekolah Adiwiyata provinsi bahkan nasional, menjadi sekolah mandiri sehingga menjadi percontohan bagi sekolah lain," kata Yani menambahkan.
Lebih lanjut Yani menjelaskan, penilaian Sekolah Adiwiyata sangat ketat, baik dari dokumen administrasi dan seleksi lapangan. Maka ia berharap, agar Sekolah Adiwiyata benar-benar komitmen untuk melaksanakan komponen penilaian untuk mendapatkan label Sekolah Adiwiyata.
"Banyak indikator untuk menuju Sekolah Adiwiyata, maka kami berharap sekolah semangat membentuk karakter untuk peduli lingkungan sekolah, diantaranya kesadaran menjaga lingkungan agar sekolah tetap bersih dari sampah produksi dan sampah lainnya," tuturnya.
Belum ada komentar.