SUARA NGAWI - Kinerja investasi di Kabupaten Ngawi patut diacungi jempol. Dalam waktu semester satu atau enam bulan di Tahun 2026 nilai investasi mencapai Rp925 miliar.

Tren positif nilai investasi ini berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Ngawi.

“Realisasi investasi triwulan pertama telah mencapai Rp952.898.257.137. Dari nilai ini Pemkab Ngawi mampu merekrut ribuan tenaga kerja, dengan total penyerapan sebanyak 11.164 orang pekerja,” kata Kepala DPMPTSP, Kusumahadi Widjajanto, Jumat (31/7/2026).

Ia menjelaskan, bahwa pencapaian tersebut terakumulasi dari triwulan pertama dan kedua di Tahun 2026.

“Triwulan pertama nilai investasi sebesar Rp507 miliar, sedangkan triwulan kedua investasi mencapai Rp445 miliar. Sedangkan untuk target investasi di Tahun 2026 totalnya mencapai Rp3,01 triliun” tambahnya.

DPMPTSP mencatat pada triwulan pertama, investasi terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) senilai Rp8 miliar, Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp499 miliar.

Sedangkan pada triwulan kedua, investasi terdiri dari PMDN senilai Rp177 miliar, dan PMA sebesar Rp267 miliar serta daei sektor Usaha Mikro dan Kecil (UMK) senilai Rp120 miliar.

“Dari nilai investasi tersebut, selain menargetkan investasi di angka Rp 3,01 triliun, harapan kami target penyerapan kerja pun bisa meningka, yakni mencapai 9 ribu tenaga kerja di Tahun 2026 ini,” ungkap Kusuma.

Tidak hanya soal pertumbuhan investasi, DPMPTSP juga berhasil mempertahankan kualitas pelayanan publik. Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), instansi tersebut memperoleh nilai 98,15 dengan predikat Sangat Baik.

“Capaian ini merupakan hasil dari komitmen DPMPTSP dalam menghadirkan pelayanan perizinan yang cepat, mudah, transparan, dan akuntabel, tentu juga berkat dukungan dari berbagai pihak termasuk masyarakat Kabupaten Ngawi,” tutupnya.