SUARA NGAWI - Kabupaten Ngawi dilanda bencana angin puting beliung. Hujan deras membawa butiran es disertai angin itu memporak-porandakan bangunan di sepanjang jalan Raya Ngawi-Solo tepatnya Desa Klitik, Kecamatan Geneng.

Tidak hanya itu, peristiwa yang terjadi pada Sabtu (11/4/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB selain menghancurkan sejumlah rumah, angin turut menumbangkan puluhan pohon berukuran besar hingga menutup jalur utama Ngawi ke Madiun dan sebaliknya yang mengakibatkan kemacetan parah hingga mencapai 10 kilometer dari kedua arah.

"Kemarin saya terjebak macet di depan pabrik bulog Geneng. Saya kira ada pembangunan jalan, setelah saya bersabar hingga terbebas dari macet, ternyata ada pohon besar yang tumbang dan menutup jalan Madiun - Ngawi," kata Ucok warga Mantingan.

"Kemacetan sangat parah, titik pohon tumbang di Desa Klitik, saya macet tepat di depan Bulog Geneng yang di Tempuran. Lebih dari 10 kilometer. Bahkan saya bisa bebas macet memakan waktu hingga 2 jam. Tadinya mau lewar jalan Dawu Paron, tapi saya penasaran penyebeb kemacetan," cerita Ucok.

Sementara itu, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kabupaten Ngawi belum memberikan keterangan resmi soal kerusakan dan jumlah korban hingga kerugian material yang ditanggung para korban bencana angin luting beliung.

Pihaknya bersama TNI, Polri, dan relawan sedang melakukan evakuasi sejumlah pohon dan rumah roboh akibat bencana tersebut. Pun pihaknua turut melibatkan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Telkom.