SUARA NGAWI - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, meledak. Atas peristiwa tersebut satu pegawai mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh.
Insiden terjadi pada Rabu malam sekitar pukul 18.51 WIB saat puluhan pekerja SPPG sedang beraktivitas. Menurut keterangan saksi salah satu pegawai bernama Andika David titik terjadinya ledakan pada alat pengering ompreng.
"Sebelumnya tidak ada tanda-tanda seperti bau gas atau lainnya, saat kami fokus bekerja tiba-tiba ada ledakan yang bersumber pada alat pengering ompreng," katan Andika, Senin (13/4/2026).
Andika mengatakan, beberapa bangunan dan pintu serta jendela ikut rusak dampak dari kerasnya ledakan. Bahkan saat ledakan itu terjadi, puluhan pekerja panik berhamburan hingga ada yang terjatuh dan terinjak rekan lainnya yang ikut menyelematkan diri.
"Kami kira awalnya petir, ternyata ledakan dari area pembersihan ompreng. Seketika itu semua panik berhamburan keluar, sampai ada yang terjatuh," ungkap Andika.
Kapolsek Ngawi, AKP Jaiz Bintoro saat dihubungi awak media menjelaskan, kejadian meledaknya dapur MBG diduga dari gas elpiji pengering ompreng. Ia menerangkan, saat ini petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan.
"Kami masih melakukan penyelidikan, dugaan sementara kebocoran gas elpiji. Dari peristiwa tersebut menyebabkan satu pegawai terluka cukup serius dan saat ini dilakukan perawatan di Rumah Sakit Widodo Ngawi," ujar Jaiz.
"Untuk kerusakan sangat parah, kategori rusak berat," tutupnya.
Informasi yang dihimpun awak media, meledaknya dapur SPPG sejumlah lembaga sekolah diberhentikan sementara tidak menerima MBG, tercatat ada 1.500 siswa sekolah yang mendapatkan asupan gizi dari dapur naas itu. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak yayasan maupun satgas MBG.
Belum ada komentar.