NGAWI - Sub Direktorat Rekayasa dan Peningkatan Keselamatan, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Ngawi, Anang Setiawan mengunjungi Jalur Perlintasan Langsung (JPL) di Keraswetan Geneng.

Anang mengatakan kunjungan di JPL 14 masuk Desa Keraswetan, Kecamatan Geneng tersebut rutin dilaksanakan untuk memastikan sistem keselamatan berjalan lancar. Ia juga menerangkan, dalam kunjungan tersebut turut melibatkan berbagai pihak.

"Dari Dishub Ngawi kunjungan ini rutin kami lakukan. Kebetulan saat ini hadir pula langsung dari Subdit Keselamatan DJKA Kemenhub, BTP Kelas 1 Surabaya dari satuan pelayanan Madiun, PT KAI Daop 7 Madiun, Dinas PUPR Ngawi dan Pemdes Keraswetan Geneng," ungkap Anang, Selasa (30/6/2026).

Anang menjelaskan, kunjungan ini merupakan langkah strategis DJKA Kemenhub guna meningkatkan keselamatan transportasi dan menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.

Menurut Anang, jalur ini berada di antara petak Stasiun Magetan–Geneng yang memiliki arus lalu lintas kereta cukup padat (jalur ganda/double track). Perlintasan di wilayah Keras Wetan ini sebelumnya pernah mencatat insiden fatal kecelakaan lalu lintas.

"Dalam kunjungan itu berfokus pada peningkatan keselamatan. Diantaranya, perkerasan jalan, pelebaran jalan, serta pencopotan patok pengaman yang berpotensi menghambat laju kendaraan di perlintasan," kata Anang.

"Serta lokasi JPL 14 Desa Keras Wetan ini menjadi salah satu titik fokus utama pembangunan palang pintu perlintasan kereta api yang di mana pembangunan fisik pos jaga dan palang pintu ini dibiayai menggunakan anggaran daerah," tambahnya.

Pun kata Anang, pihaknya juga akan memasang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di dekat perlintasan kereta api.

"Penambahna fasilitas PJU di dekat perlintasan kereta api, guna menambah vasibilitas pengendara di malam hari," tuturnya.