NGAWI - Wujudkan solidaritas kemanusiaan serta bentuk rasa peduli terhadap korban erupsi Gunung Semeru, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ngawi Barat, gelar aksi turun langsung ke jalan untuk menggalang donasi, Sabtu (11/12/201).
Adapun yang terlibat dalam aksi tersebut ratusan pendekar, yakni terdiri dari warga dan siswa PSHT Ngawi Barat. Meliputi Mantingan, Karanganyar, Widodaren, Sine dan Ngrambe
Lokasi yang menjadi penggalangan donasi diantaranya Lampu merah Ngrambe, Pasar Ngrambe, Pasar Widodaren, Lampu merah Gendingan, Pasar Walikukun, Pom bensin Galeh Karanganyar, Pasar Banyuasin Mantingan, Lampu merah Mantingan dan wilayah Sine.
"Ada ratusan warga dan siswa PSHT wilayah Ngawi Barat yang kita terjunkan, kemudian kita bagi 9 titik lokasi penggalangan dana untuk korban erupsi Gunung Semeru," terang Slamet Purwadi tokoh PSHT Ngawi Barat.

Slamet Purwadi yang akrab disapa Senggring mengatakan, selama empat hari, hasil donasi yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp 45.750.000,-
"Sejak tanggal 8 hingga 11 Desember 2021 selama 4 hari, Donasi yang terkumpul mencapai Rp 45.750.000," ucap Purwadi yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Karanganyar.
"Dan hasil ini nanti akan kita sumbangkan dalam bentuk barang, berupa sembako, mie instan, air mineral, pembalut, obat-obatan, selimut dan tikar, dan akan kita serahkan secara langsung di pos pengungsian" imbuhnya.
Dikatakan Purwadi, bahwa aksi kemanusiaan yang dilakukan para pendekar PSHT Ngawi Barat tersebut sudah mengkantongi izin dari Dinas Sosial Kabupaten Ngawi.
"Aksi kemanusiaan untuk membantu para korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang ini sudah kantongi izin dari Dinas Sosial Ngawi, dan nanti hasil total donasi juga akan kami laporkan, termasuk ke Ketua Cabang PSHT Ngawi," pungkasnya.
Belum ada komentar.