SUARA NGAWI - Wakil Direktur Perumda Air Minum Tirto Kertonegoro Ngawi, Marsudiono, mengambil langkah-langkah terkait pasokan air bersih guna mengantisipasi musim panas atau musim kemarau mendatang.
Ditemui di kantor Perumda pada Rabu (1/4/2026), Marsudiono menerangkan, langkah tersebut diantaranya pengawalan perpipaan selama 24 jam, kesiapan sumber daya air, pengurasan dan perbaikan apabila ada kebocoroan pada saluran pipa.
"Kami berjaga 24 jam penuh, petugas kami stay di kantor Perumda, dan untuk unit tetap siaga jika ada urgensi persoalan air meski jam mengikuti operasional. Mengingat musim kemarau nanti ketersediaan infrastruktur juga akan berpengaruh terhadap cakupan pelayanan," ujar Marsudiono.

Ia menambahkan, kualitas dan kuantitas menjadi faktor utama dalam melaksanakan antisipasi kemarau panjang. Kata dia, saat ini pihaknya sedang proses melakukan pengecekan di 36 sumur dalam dan 12 sumber mata air.
"Saat ini kami sedang berproses melakukan operasi pengecekan di 36 sumur dan 12 sumber mata air. Kendala pasti ada, yakni kualitas baku air menurun, ini menjadi tantangan kami di luar debit air yang juga berkurang selama musim kemarau," ujarnya.
"Maka kesiapan masuk di musim kemarau, Perumda Tirto Kertonegoro Ngawi terus berupaya melayani dengan maksimal dan on the track," tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Marsudiono turut menyampaikan kepada 53.800 pelanggan air Tirto Kertonegoro kini dapat melakukan pembayaran melalui Payment Point Online Bank (PPOB). Diantaranya Bank Jatim, BCA, BNI, Kantor Pos, Alfamart, Indomaret, Tokopedia, dan lainnya.
"Kini pelanggan tak perlu repot lagi saat melakukan pembayaran air berlangganan. Kami sudah menyiapkan digitalisasi transaksi melalui PPOB, pelayanan ini kami menggandeng beberapa bank dan outlet guna mempermudah para pelanggan," pungkasnya.
Belum ada komentar.