NGAWI - Samsul Hadi ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Ngawi, sukses berkolaborasi dengan Pemkab Ngawi dalam mewujudkan program Bupati dan Wakil Bupati Ngawi. Program itu diantaranya pengentasan kemiskinan, dan program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS).
Samsul Hadi menjelaskan, pengentasan kemiskinan dan SKSS menjadi fokus utama dalam melaksanakan tugas sebagai ketua BAZNAS. Pun ia menegaskan, keberhasilan program itu tidak lepas dari dukungan seluruh lapisan masyarakat yang telah mempercayakan BAZNAS untuk menyalurkan Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS).
"Dua program ini menjadi perhatian kami, bagaimana mengelola bantuan dari masyarakat yang dipercayakan kepada kami, untuk salah satunya membantu masyarakat yang kurang beruntung," kata Samsul kepada suarangawi.com pada Senin 9 Februari 2026 lalu.
"Misal SKSS, ini merupakan strategi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan struktural di Ngawi," imbuhnya.
Samsul menerangkan, setelah dinilai sukses menjalan program pada tahun 2025 lalu, program kerjanya di tahun 2026 pun tidaklah mudah. Ia menargetkan penghimpunan ZIS sebesar Rp 6 Miliar.
"Target itu untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi umat. Disamping itu, fokus utama Baznas 2026 adalah pengentasan kemiskinan dengan menyasar sekitar 11 ribu jiwa," ungkapnya.
Kepada suarangawi.com ia mengatakan, ada beberapa poin penting yang harus dicapai BAZNAS Ngawi tahun 2026, yakni fokus pendistribusian di bidang pendidikan dan pemberdayaan ekonomi.
"Diantaranya melalui program unggulan yakni Ngawi Makmur dan Ngawi Cerdas" tuturnya.
Sebagai informasi, program unggula Ngawi Makmur yaitu pemberdayaan ekonomi produktif, modal usaha dan penguatan lumbung pangan.
Kemudian untuk Ngawi Cerdas, masih dalam program dukungan pendidikan yakni SKSS.
Belum ada komentar.