NGAWI - Unsur pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ngawi mengikuti pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi yang digelar di BAZNAS Institute, Matraman, Jakarta Timur, pada tanggal 26 hingga 30 Januari 2026 lalu. Unsur pimpinan itu yakni seluruh wakil ketua Baznas Ngawi.
Samsul Hadi, Ketua Baznas Ngawi mengatakan penguatan kapasitas kelembagaan perlu dilakukan sebagai bentuk penguatan kompetensi dan sertifikasi profesi bagi jajaran pimpinan lembaga pengelola zakat.
"Penguatan kompetensi merupakan hal strategis sebagai bagian dari program nasional peningkatan mutu pengelolaan zakat yang melibatkan dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)," kata Samsul Hadi pada Senin 9 Februari 2026.
Samsul menambahkan, sertifikasi profesi sesuatu hal yang sangat penting dalam memperkuat kredibilitas lembaga zakat.
"Sehingga BAZNAS semakin dipercaya masyarakat luas, khususnya para muzakki yang menyalurkan kewajiban zakat melalui lembaga resmi ini," tambahnya.
Masih kata Samsul, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengelolaan zakat adalah langkah strategis untuk menjaga integritas lembaga, sekaligus memperkuat tata kelola penghimpunan serta pendistribusian zakat secara profesional.
"*Materi yang disampaikan tidak hanya mengedepankan teori, ini sangat betul-betul membantu bagaimana nanti menghadapi praktik lapangan serta evaluasi kompetensi peserta secara langsung," ujar Samsul.
"Tentu harapannya dari pelatihan sertifikasi kompetensi ini, BAZNAS Ngawi mampu memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, serta memperluas jangkauan program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat," tutupnya.
Belum ada komentar.